The Blues Disarakan Segera Pulangkan Gelandang Real Madrid

Pemain legenda Chelsea yakni Jimmy Floyd Hasselbank meminta kepada pihak Chelsea untuk tidak mempermanenkan gelandang Real Madrid yakni Mateo Kovacic pada bursa pemain musim panas nanti.

Mateo Kovacic mulai memperkuat Chelsea pada musim panas 2018 lalu. Pemain asal Kroasia yakni Mateo Kovacic di pinjamkan Chelsea dari klub sepak bola raksasa asal Real Madrid selama satu musim.

Selama di pinjamkan ke Chelsea, Mateo Kovacic berhasil tampil sangat bagus. Bekas mantan pemain Inter Milan itu tampil sebanyak 28 kali di kompetisi Liga Premier League 2018-2019. Mateo Kovacic sendiri pun ingin sekali lebih lama membela Chelsea.

Walaupun Mateo Kovacic tampil dengan performa permain yang memukau, Pemain legenda Chelsea yakni Jimmy Floyd Hasselbank menilai bahwa Chelsea tidak perlu mempermanenkan status pinjamannya. Jimmy Floyd Hasselbank melihat bahwa Chelsea tersebut lebih membutuhkan tipe gelandang yang berbeda dari Mateo Kovacic.

“Saya tidak habis berpikir bahwa Chelsea harus mengejar Mateo Kovacic. Saya rasa Mateo Kovacic di datangkan sebagai cara untuk bisa mendapatkan nilai yang lebih baik dari hasil kesepakatan yang melihar kiper asal Belgia yakni Courtois hengkang ke Real madrid, akan tetapi dia masih belum di pergunakan dengan maksimal oleh Chelsea,” Ujar Jimmy Floyd Hasselbank.

“Mateo Kovacic merupakan pemain gelandang bertahan dan situlah Mateo Kovacic bisa tampial baik di Real Madird, akan tetapi Chelsea juga sudah mempunyai Ngolo Kante dan juga Jorginho dalam peran tersebut.” Ujar Jimmy Floyd Hasselbank menambahkan.

Romelu Lukaku Larang Keras Sanchez Pergi dari MU

Penyerang Manchester United (MU) yakni Remelu Lukaku tidak mau Alexis Sanchez meninggalkan Manchester United. Romelu Lukaku mengatakan bahwa Alexis Sanchez sebagai pemain sepak bola profesional telah berhasil menunjukan seluruh kemampuannya untuk Manchester United baik dari sesi latihan maupun di dalam pertandingan.

Alexis Sanzhes pada saat ini masih belum bisa memberikan performa terbaiknya pada sejak Manchester United mendatangkan nya dari Arsenal pada awal kompetisi muism 2018 lalu. Alexis Sanchez sudah gagal total memberikan performa terbaiknya seperti yang dia lakukan saat masih membela Arsenal, insiden cedera juga masih terus menerus menggangu penyerang sayap asal Chili yakni Alexis Sanchez.

Malah ini malah sekain buruh karena Alexis Sanchez merupakan pemain sepak bola dengan gaji yang paling besar di skuat Manchester United. Selain membuat Manhester United boros dalam mengeluarkan uang untuk para pemain yang sangat jarang tampil, keadaan ini juga merusak keharmonisan skuat Manchester United.

Karena itu, Alexis Sanchez di beritakan bakal akan segera di jual oleh Manchester United, tetapi pria asal Belgia yakni Romelu Lukaku yang tidak setuju kalau Manchester United melepaskan Alexis Sanchez pada bursa tranfer pemain musim panas ini.

Romelu Lukaku mengatakan bahwa Alexis Sanchez tetapi menjalani hubungan yang baik dengan skuat Manchester United. Walaupun berita di luar sana terys menerus menggangu, Alexis Sanchez ternyata tetap menjadi seorang pribadi yang positif dalam skuat Manchester United dan tetap sangat percaya diri.

Liverpool Ganggu Rencana Chelsea Untuk Datangkan Lewandowski

Rencana Chelsea supaya bisa mendatangkan stiker Bayern Munchen yakni Robert Lewandowski ke markas besar Chelsea yakni di Stamford Bridge yang seperti nya tidak akan berjalan sesuai dengan rencana. Seperti nya Liverpool juga di beritakan sangat tertarik dan ingin mendatangkan stiket Bayern Munchen yakni Robert Lewandoski pada tranfer pemain musim panas nanti.

Pada kompetisi musim lalu, Robert Lewandoski sudah sering di beritakan ingin sekali hengkang dari klub sepak bola raksasa asal Germain yakni Bayern Munchen. Robert Lewandoski juga di beritakan ingin mencarai tantangan baru dalam karier sepak bola setelah Robert Lewandoski bermain di kompetisi Bundesliga dalam waktu empat tahun terakir ini.

Robert Lewandosku melalui agennya yakni Pini Zahavi di beritakan sudah mengubungi beberapa tim besar Eropa yang berpotensi menjadi tujuan karier sepak bola berikutnya, Klub sepak bola salah satun nya merupakan Chelsea yang di beritakan juga sangat tertarik untuk medatangkan sang stiker.

Tetapi menurut berita dari The Mirror, Seperti nya Chelsea akan mendapatkan sedikit gangguan dalam upaya untuk mendatangkan Robert Lewandoski ke markas besar Chelsea yakni di stadion Stamford bridge. Sang pemain di beritakan juga sedang di rayu oleh The Reds (julukan Liverpool) untuk pindah ke markas besar Liverpool yakni di stadion Anfield pada kompetisi musim panas nanti.

Menurut berita tersebut, alasan Liverpool mendatangkan stiker asal Polandia tersebut karena mereka pada saat ini sedang kekurangan stiker yang berkualitas tinggi di tim mereka.

Diburu Klub Papan Atas Eropa, Jurgen Klopp Lebih Pilih Bertahan di Liverpool

Pelatih Liverpool yakni Jurgen Klopp, di beritakan akan meninggalkan klubnya. Akan tetapi, menurut Jurgen Klopp, bahwa diri nya tidak mempunyai rencana untuk pindah dari markas besar Liverpool yakni Anfield stadiun untuk jangka waktu yang lama.

Jurgen Klopp mulai menjadi pelatih Liverpool pada tahun 2015 lalu. Pria asal Germain yakni Jurgen Klopp reputasinya menjabat sebagai manajer handala saat melatih ke dua klub asal Jermain yakni Borussia Dortmund dan Mainz.

Liverpoll di sebut sebut mengalamai sebuah kemajuan yang sangat drastis di bawah kepelatihan Jurgen Klopp. Berhasil menembus kompetisi final Liga Champions pada musim 2017-2018 lalu merupakan salah satu pencapaian yang tersangat baik, karena Liverpool sama sekali tidak di unggulkan.

Rupanya, keberhasilan dari pelatih Liverpool yakni Jurgen Klopp membuat banyak sekali klub sepak bola papan atas Eropa yang tertarik untuk memakai jasanya. Pada saat klub sepak bola raksasa asal Spanyol yakni Real Madrid di tinggal pergi oleh Zinedine Zidane pada akhir musim 2017-2018 lalu, nama Jurgen klopp sempat masuk daftar buru pelatih dan menjadi kandidat kuat.

Jurgen Klopp juga sempat di kait kaitkan dengan suksesi kursi kepelatihan dari beberapa klub sepak bola lain. Akan tetapi, pelatih Liverpool yang sudah berusia 51 tahun ini menegaskan jika diri nya masih mempunyai komitmen yang sangat besar dengan Liverpool dan akan tetap bertahan untuk jangka waktu yang lama.

Philippe Coutinho Pupuskan Harapan Chelsea dan MU

Chelsea dan Manchester United seperti nya harus mengubur impian untuk mendatangkan pemain gelandang serang Barcelona yakni Philipe Coutinho. Pria asal Brazil tersebut masih betah bermain di markas besar Barcelona yakni di Stadion Camp Nou.

Masa depan Philipe Coutinho bersama Barcelona sempat menjadi tanda tanya besar. Karena Philipe Coutinho sempat gagal tampil sesuai keinginan Barcelona sejak di datangkan ke Barcelona dari Liverpool pada musim lalu.

Philipe Coutinho tidak selalu menjadi pilihan utama di skuad asuhan pelatih Barcelona yakni Ernesto Valverde. Padahal Barcelona mendatangkan Philipe Coutinho dengan sejumlah dana yang lumayan besar.

Ada beberapa berita yang muncul tentang Philipe Coutinho hanya akan sebentar bersama Barcelona dan akan segera angkat kaki pada tranfer musim panas 2019 mendatamg. Chelsea dan Manchester United di beritakan bersedia untuk menampung Philipe Coutinho jika Barcelona menjual nya pada bursa tranfer pemain musim panas ini.

Walaupun begitu Philipe Coutinho segera menutup peluang untuk pindah ke Chelsea atau Manchester United. Philipe Coutinho sama sekali tidak ada rencana untuk kembali bermain di kompetisi Liga Inggris dalam waktu dekat ini.

“Ini kompetisi musim ke dua saya bersama Barcelona. Saya sudah berhasil memenangkan gelar tetapi saya selalu saja menjadi orang yang sangat ambisius dan banyak sekali menutut,” Ujar Philipe Coutinho yang di lansir oleh The Mirror.

“Jadi saya mengingukan hal yang lebih dan lebih. Tetapi saya sangat senang. Saya masih ingin bermain di kompetisi yang di adakan di Spanyol dan pada saat ini saya sudah berada di klub sepak bola terbaik di Spanyol. bagian dari kepala saya eksulif di Barcelona. kalau kembali lagi ke kompetisi Liga Inggris sekarang ini bukan waktu yang tepat dengan rencana saya.”

Orang Kepercayaan Ferguson Terancam Ingin Tinggalkan MU

Mike Phelan adalah seorang yang pertama kali di hubungi oleh pria asal Norwegia yakni Ole Gunnar Solskjaer saat di pilih menjadi pelatih sementara Manchester United . Tetapi Ole Gunnar Solskjaer itu naik pangkat sebagai pelatih tetap di Manchester United, Mike Phelan malah justru masih belum membutuhlan tanda tangan.

Bukan tanpa suatu alasan Ole Gunnar Solskjaer meminta tolong kepada Mike Phelan. Justru sebaliknya, Ole Gunnar Solskjaer sudah mengetahui kualitas dari pria yang berusia 56 tahun itu tersebut, bahkan saat Mike Phelan masih jadi pemain sepak bola.

Perlu kalian ketahui, Mike Phelan merupakan orang kepercayaan dari pelatih legendaris Manchester United yakni Sir Alex Ferguson selama melatih Manchester United. Kerja sama mereka tidak perlu di ragukan lagi. Di bawah era kepelatihan Sir Alex Ferguson, Manchester United menjelma menjadi tim sepak bola terbaik di Eropa dengan sederet prestasi dan gelar juara yang sudah di dapatkan nya.

Saat Sir Alex Ferguson memutuskan untuk pensiun di tahun 2013 lalu, Mike Phelan juga ikut pergi. Sosok dari Mike Phelan sangat di rindukan saat mantan pelatih Everton yakni David Moyes memutuskan untuk tidak menggunakan jasa nya saat David Moyes menggantikan Sir Alex Ferguson.

Selama hampir lima tahun terakhir, Mike Phile selalu menghabiskan wakti di Australia. Akan tetapi saat Ole Gunnar Solskjaer meminta pertolongan nya, pria yang berkelahiran Inggris 24 September 1962 itu langsung segera menyangupi permintaan Ole Gunnar Solskjaer.

Kerja sama antara Ole Gunnar Solskjaer dan Mike Phelan membawa Manchester United sempat melesat dan juga sempat menembus empat besar di kompetisi Liga Premier League 2018-2019 ini, sebelum melorot usai menggalami kekalah dari Wolverhampton dan Arsenal. Mereka juga berhasil membawa Manchester United lolok ke babak perempat final kompetisi Liga Champions 2018-2019.

Mourinho Sudah Salah Menempatkan Pogba

Mantan pemain The Reds (julukan Liverpool) yakni john Arne Riise berbicara tentang performa pemain gelandang di Manchester United yakni Paul Pogba, John Arne Reiise menilai bahwa Jose Mourinho telah melakukan tindakan yang salah dalam menempatkan Paul Pogba.

Para paru pertama di kompetisi musim 2018-2019 ini, masa depan pemain gelandang Manchester United yakni Paul Pogba semakin sangat di ragukan karena Paul Pogba sudah dagagl memberikan performa terbaik nya di bawah kepelatihan Jose Mourinho pada waktu itu. Paul Pogba Sempat di beritakan akan bakal secepat mungkin akan di lepaskan oleh Manchester United , Hal ini di karenakan pihak klub Manchester United lebih memili Jose Mourinho dari pada Paul Pogba.

Walaupun begitu, taktik tersebut pun ternyata tidak terjadi, justru malah Jose Mourinho yang di cepat oleh pihak klub Manchester United. Pria asal Norwegia yakni Ole Gunnar Solskjaer yang di tunjuk untuk menjadi pengganti dari Jose Mourinho. Sejak pada saat itu, performa apik dari Paul Pogba langsung kembali membaik. paul Pogba langsung mencetak banyak gol dan juga assists pada beberapa bula awal di bawah kepelatiah Ole Gunnar Solskjaer.

Yang pertama tama, john Arne Riise mengakui bahwa Paul Pogba merupakan pemain yang sangat hebat. Skill Paul Pogba sudah di atas rata rata, hanya saja timeing untuk bisa memanfaatkan nya dengan biak dan sempurna. Tetapi sayang nya, paul Pogba hanya bisa di mainkan untuk pelatih yang memberikan Paul Pogba memainkan sepak bola sesuka nya. hal ini lah yang menjadi penyebab muncul perdebatan dengan Jose Mourinho.

Pogba Dinilai Cocok Jadi Kapten MU

Salah satu pengamat Sepak bola di Inggris yakni Jamie Redknapp, menyarankan kepada pihak Manchester United (MU)untuk menunjuk pria asal Prancis yakni Paul Pogba untuk menjadi kapten baru di Manchester United. Dengan di tunjuk menjadi kapten di Manchester United, Paul Pogba di harapkan tidak akan pindah ke klub sepak bola raksasa asal Spanyol yakni Real Madrid.

“Salah satu tugas paling berat dan juga penting bagi pelatih Manchester United yakni Ole Gunnar Solskjaer adalah untuk mempertahankan pemain gelandang asal Prancis yakni Paul Pogba. Paul Pogba merupakan salah satu pemainyang paling pas untuk menjadi pengganti Antonio Valencia sebagai kapten di Manchester United,” Kata Jamie Redknapp.

“Dengan kembalinya Zinedine Zidane ke klub sepak bola raksasa asal Spanyol yakni Real Madrid serasa membuat Paul Pogba sangat tergiut untuk hijrah ke Real Madrid. Saya sangat menyakini bahwasan nya Paul Pogba akan mengatakan bahwa tranfer musim panas nanti merupakan waktu yang sangat tepat untuk diri nya hengkang dari Manchester United.

“Pelatih Manchester United yakni Ole Gunnar Solskjaer wajib untuk merayu Paul Pogba agar tetap bertahan di Manchester United, salah satu di antara nya merupakan dengan memberi nya sebuah tanggung jawab lebih sebagai kapten di Manchester United”

“Saya juga menyakinkan, Paul Pogba akan merasa sangat terhormat dengan statys ini tersbut dan memutuskan untuk bertahan di Manchester United” Ujar Jamie Redknapp.

Melawan Newcastle, Arsenal Siap Mengandalkan Suarez

Pelatih Arsenal yakni Unai Emery sekali lagi menegaskan sudah siap untuk menurunkan Denis Suarez pada menit awal pertandingan dalam laga melawan Newcastle United pada minggu depan nanti. Pelatih Arsenal asal Spanyol yakni Unai Emery sangat mempercayai Denis Suarez yang sudah berhasil beradaptasi dengan baik di Arsenal.

Denis Suarez di pinjamkan ke Arsenal pada sekal awal musim dingin kemarin dari klub sepak bola raksasa asal Spanyol yakni Barcelona. Akan tetapi pada sejauh ini Denis Suarez masih belum pernah menjadi pemain utama dan hanya bermain sebagai pemain pengganti dan di dalam enam pertandingan saja.

Akan tetapi perkembangan yang sangat pesat berhasil di tunjukan oleh Denis Suarez pada saat sedang dalam pemusatan latihan di Ubai. Denis Suarez juga masuk menjadi pemain inti saat Arsenal beruji voba melawan Al Nasr di Dubai.

“Saya berpikir sangat sekali bahwa Denis Suarez membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Denis Suarez pada saat ini sudah siap untuk menjadi pemain inti dan memberikan kejutan di itim utama Arsenal,” Ujar Unai Emery yang di lansir oleh situs resmi klub.

“Tetapi tidak hanya Denis Suaraz yang sudah siap, semua para pemain di Arsenal juga sudah siap semua. Mereka akan membantu tim supaya bisa lebih kompetitif,” Ujar menambahkan.

Pada saat ini Arsenal sedang berada di posisi ke empat posisi kelas semensementara kompetisi Liga Premier League 2018-2019. Arsenal sudah berhasil mengoleksi sebanyak enam puluh poin dari total tiga puluh kali bertanding.

Lukaku Langsung Angkat Tangan Jika Ditanya Siapa Pemain Tercepat MU

Setan Merah menunjuk sederet para pemain pemain dengan hasil kemampuan berlali yang paling cepat. Selain Antonio Valencia, Marcus Rasford hingga Eric Bailly, ternyata maish ada beberapa pemain cepat Manchester United lain nya terdapat dalam skuat anak asuhan dari pelatih sementara Manchetser United yakni Ole Gunnar Solskjaer

Akan tetapi, siapakah nama pemain tercepat di Manchester United tersebut? pemain asal Belgia yakni Romelu Lukaku di beritakan oleh Metro.co.uk, sangat percaya diri sebagai salah satu pemain yang layak menyandang pemain berstatus tersebut. Hal ini sesuai seperti jawab yang di berikan oleh Romelu Lukaku saat menjawab pertanyaan dari seorang fans di salah satu media Instagram di Manchester United.

Di dalam sebuah vidio, pria asal Belgia tersebut mengangkat tangan nya setelah membacakan salah satu pertanyaan tersebut. “Dan kalian masih mengatakan saya lambat,” Kata pria asal Belgia yakni Romelu Lukaku.

Pemain asal Belgia yakni Romelu Lukaku ini bukan tanpa alasan untuk menjawab sebagau pemain yang paling cepat di Manchester United. Pada tahun lalu Romelu lukaku berhasil mencatat kecepatan nya 34,84 km per jam, lebih cepat dari para rekan rekan nya yang ada di Manchester United. Pada memasuki musim 2017/2018, Romelu Lukaku masih ke tiga dari lima para pemain tercepat yang ada di Manchester United seperti Marcus Rashford dan Jesse Lingard.

Romelu Lukaku di datangkan ke Manchester United pada tahun 2017 lalu, Pemain yang baru berusia 25 tahun ini tersebut di datangkan dari Everton pada tanggal 10 Juli 2017 dengan menandatangani kontrak selama lima tahun di Manchester United.