Gol Kemenangan Argentina

Markos Rojo merupakan Bek timnas Argentina menjadi Pahlawan kemenangan Argentina
dari Nigeria, Markos mengungkapkan apa yang di ucap messi yang dapat membuatnya
mencetak gol di dalam laga pamungkas Grup D.

pada Laga tersebut Argentina sukses meraih kemenangan dengan skor 2-1 dari nigeria,
gol-gol kemenangan argentina ini di cetak oleh kapten argentina, lionel mesii pad;a menit
ke 14, kemudian gol kedua argentina di cetak oleh markos rojo pada menit k 87.
sementara itu gol nigeria di cetak oleh victor moses pada menit ke 51.

dari hasil tersebut, timnas argentina di pastikan lolos dan maju ke babak 16 besar piala
dunia 2018 sebagai runner up Grup D dengan perolehan empat poin.

Gol kemenangan di hasilkan oleh Marcos rojo, bek argentina ini mengakui kalau dia dapat
mencetak gol berkat motivasi dari kapten tim argentina disaat jeda babak pertama.

Markos mengatakan di jeda babak pertama, messi berkata kalau semua pemain dalam tim
punya tugas untuk mengukir nama di papan skor. dimana saja jika mendapat kesempatan,
harus menembak. jadi, saat saya melihat bola berguling kearah saya, saya tanpa berpikir
panjang langsung saja mengeker gawang lawan dan menembakan bola tersebut dan hasil
tendangan saya gagal di halau oleh kiper nigeria berhasil masuk ke gawang lawan.

sebelum hal tersebut terjadi markos juga sempat membari tahu rekan setimnya, banega
san juga nicolas kalau dia akan mengukir nama di papan skor saat melawan nigeria.

Uruguay Susul Langkah Rusia

Uruguay Susul Langkah Rusia

Tim nasional Uruguay keluar sebagai tim kedua yang berhasil mengamankan satu tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. Kepastian ini didapatkan setelah mereka mampu menaklukkan wakil Asia, Arab Saudi dengan skor tipis 1-0 di pertandingan kedua fase grup A.

Penyerang milik Barcelona, Luis Suarez keluar sebagai pahlawan timnya setelah dirinya berhasil menyarangkan satu-satunya gol dalam pertandingan yang berlangsung di Rostov Arena tersebut. Gol semata wayang Uruguay ini berhasil dicetak oleh Suarez tepat pada menit ke-23. Meski cukup banyak peluang yang tercipta di sepanjang jalannya pertandingan, namun tidak ada tambahan gol lagi hingga 90 menit pertandingan berakhir.

Tambahan tiga angka ini memastikan Uruguay melenggang ke babak knock-out dengan mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan yang telah dijalani. Hal itu membuat La Celeste berhasil mengikuti jejak tuan rumah Rusia yang sehari sebelumnya telah memastikan ke lolosan ke babak 16 besar usai menaklukkan Mesir dengan skor 3-1.

Dengan kepastikan lolosnya Rusia dan Uruguay dari grup A, maka dua tim lainnya yakni Mesir dan Arab Saudi dipastikan tersingkir dari turnamen tersebut.

Baik Uruguay dan Rusia akan saling bentrok dalam pertandingan terakhir grup A. Laga ini akan menentukan tim mana yang akan keluar sebagai juara grup nantinya. Sementara Mesir dan Arab Saudi juga akan saling bentrok guna menghindari status sebagia juru kunci di grup A tersebut.

Senegal Ikuti Jejak Jepang

Senegal Ikuti Jejak Jepang

Hasil cukup mengejutkan kembali tersaji lagi dalam pertandingan Piala Dunia 2018 di grup H. Setelah sebelumnya Jepang tampil mengejutkan dengan menjungkalkan Kolombia, kali ini giliran Senegal yang mampu menaklukkan Polandia dengan skor identik yakni 2-1.

Tampil di Spartak Stadium, Moskow, Senegal terlihat mampu bermain lebih tenang. Wakil Afrika itu akhirnya mampu unggul terlebih dahulu menyusul kesalahan yang dilakukan oleh pemain Polandia. Thiago Cionek melakukan kesalahan fatal yang berakibat dengan bobolnya gawang Polandia di babak pertama. Senegal menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0 berkat gol bunuh diri pemain Polandia.

Gol kedua Senegal hadir di menit ke-60 babak kedua. Berawal dari kesalahan yang dilakukan oleh Grzegorz Krychowiak, penyerang Senegal, Mbaye Niang berhasil memanfaatkan peluang tersebut sekaligus membawa timnya menjauh dengan skor 2-0. Usai tertinggal dua gol, Polandia mencoba untuk bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan ke wilayah pertahanan Senegal. Hasilnya, mereka mampu memperkecil kedudukan melalui gol sundulan dari Krychowiak. Namun hingga pertandingan berakhir tidak ada tambahan gol lagi dan Polandia harus puas membuka Piala Dunia 2018 ini dengan hasil minor.

Tiga angka ini membuat Senegal berhasil menempel ketat Jepang di klasemen sementara grup H. Sementara baik Polandia maupun Kolombia harus puas berbagi tempat dengan sama-sama belum mendapatkan poin.

Kemenangan Senegal ini juga berhasil memutus rangkaian hasil negatif yang didapatkan oleh wakil-wakil Afrika di pertandingan pertama Piala Dunia 2018 ini. Seperti diketahui, sebelum Senegal wakil-wakil Afrika lainnya yakni Mesir, Maroko, Tunisia, dan Nigeria semuanya harus puas menerima kekalahan di laga pertama mereka di Piala Dunia 2018 ini.

Dua Klub Inggris Berebut Alex Telles

Dua Klub Inggris Berebut Alex Telles

Fullback milik FC Porto, Alex Telles kabarnya masuk ke dalam daftar belanja dua klub besar Premier League yakni Liverpool dan Chelsea. Minimnya pilar The Reds di posisi fullback kabarnya membuat Jurgen Klopp ingin mendatangkan pemain baru di posisi tersebut pada bursa transfer musim panas ini.

Namun Liverpool harus siap bersaing dengan Chelsea yang juga diyakini sangat menginginkan jasa pemain asal Brasil tersebut pada musim panas ini. Untuk bisa mendapatkan jasa Telles, kedua klub tersebut harus bersedia menggelontorkan dana sebesar 35 juta Pounds atau setara dengan 649 miliar rupiah. Meski demikian, harga tersebut tentu bukanlah menjadi suatu masalah besar bagi kedua klub tersebut jika mengingat kekuatan finansial yang mereka miliki untuk saat ini. Jadi pemain yang sempat menjalani masa peminjaman di Inter Milan itu sangat memungkinkan untuk berkarier di ajang Premier League musim depan.

Musim ini penampilan Telles bersama dengan klub Portugal itu memang sangat menjanjikan. Tampil dalam 45 pertandingan di semua ajang kompetisi, Telles tercatat sukses menyumbangkan empat gol dan 20 assist untuk timnya musim ini. Melihat performa yang ia tunjukkan sepanjang musim ini, maka diyakini akan banyak klub-klub besar Eropa yang berusaha untuk bisa mendapatkan jasa pemain tersebut pada musim depan.

Selain mempunyai kemampuan yang yang mumpuni, usia Telles juga tergolong masih muda mengingat saat ini ia baru menginjak usia 25 tahun. Dengan usai tersebut, masih sangat mungkin bagi dirinya untuk terus berkembang menjadi pemain yang lebih baik dan bukan tidak mungkin nantinya ia bisa saja menjelma menjadi salah satu bek terbaik di dunia pada masa depan.

Hasil Pertandingan Brasil VS Swiss Dengan Skor 1-1

Brasil telah gagal meraih hasil yang maksimal di pertandingan Piala Dunia 2018 Rusia yang telah bertarung dengan tim Swiss. Dalam pertandingan Brasil VS Swiss pada Tanggal 18 Juni 2018 skor yang telah diperoleh imbang dengan skor 1-1. Pada babak pertama, tim Brasil sempat unggul dari gol Philippe Countinho, kemudian di babak kedua tim Brasil kebobolan dari gol pieces Steven Zuber sehingga skor menjadi satu sama.

Disaat pertandingan di babak pertama tim Brasil sempat bermain dengan secara Agresif yang telah mampu menembus pertahan tim Swiss oleh serangan Neymar dan Gabriel Jesus. Dari kedua kualitas pemain tersebut telah sulit untuk dihadang oleh pertahan Swiss, sehingga Neymar pun terus menjadi sasaran permainan keras Swiss.

Setelah beberapa peluang telah gagal, akhirnaya Brasil telah berhasil memecahkan kebuntuhan pada menit ke-20 melalui tendangan indah Coutinho yang tidak berhasil di handang oleh penjaga gawang Sommer. Dibabak pertama tim Brasil telah berhasil mendapatkan keunggulan dengan skor 1-0.

Namun setelah babak kedua dimulai, Swiss telah memberikan kejutan bagi Tim Brasil dari serangan tim Swiss yang telah mampu meyamakan skor setelah lima menit babak kedua berjalan. Gol yang telah diperoleh oleh tim Swiss bermula dari sepak pojok Shaqiri, kemudian Steven Zuber telah memenagkan perebutan bola dan lansung menyudul bola hingga masuk kegawang sehingga skor berubah menjadi satu sama.

Setelah skor menjadi seimbang, dari hasil tersebut telah menjadi target tim Swiss, kemudian sistem bermain mereka menjadi sistim bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Dengan menggunakan sisteb bertahan telah membuat pemain bintang Brasil, Neymar dan tim lainnya kesusahan untuk memperoleh angkah kemenangan.

Cancelo Mungkin Membelot Ke Juventus

Cancelo Mungkin Membelot Ke Juventus

Klub La Liga, Valencia telah mengutus perwakilan mereka untuk datang ke Italia guna membahas proses transfer pemain mereka Joao Cancelo yang masuk ke dalam daftar incaran Juventus. Mengenai ketertarikan dari peraih gelar Scudetto dalam tujuh tahun terakhir itu, Cancelo mengaku bahwa dirinya mungkin saja bermain di klub manapun musim depan dan akan mempertimbangkan semua tawaran yang ditujukan kepadanya.

Selain Juventus, Cancelo memang masuk ke dalam daftar incaran beberapa klub Eropa. Pemain asal Portugal itu kabarnya juga menjadi incaran dari Manchester United dan Wolverhampton Wanderers dari Inggris. Selain itu, Inter Milan yang meminjam Cancelo sepanjang musim ini kabarnya juga tertarik untuk bisa mendapatkan jasa Cancelo secara permanen pada musim depan.

Cancelo yang saat ini tengah bergabung bersama dengan rekan setimnya di tim nasional Portugal mengatakan bahwa saat ini ia tidak bisa mengkonfirmasikan mengenai apapun terkait masa depan dirinya. Namun ia menegaskan ingin tampil di ajang Liga Champions pada musim depan. Maka dari itu, ia menegaskan akan mempelajari semua tawaran yang ia dapatkan termasuk dari Juventus yang notabene merupakan rival dari Inter Milan di Italia.

“Saya siap untuk bermain di tim manapun, namun Liga Champions adalah tujuan saya untuk musim depan. Saat ini saya masih terikat kontrak sampai tahun 2021 mendatang bersama dengan Valencia. Saya tidak akan bisa senang jika saya tidak memiliki klub nantinya,” ucap Cancelo.

“Sebelum ada tawaran resmi yang langsung ditujukan kepada saya, tidak ada hal apapun yang bisa saya konfirmasikan untuk saat ini. Sebelumnya saya sempat mendengar bahwa Inter ingin mempermanenkan status saya dan telah melakukan negosiasi dengan Valencia, namun sampai saat ini saya kira tidak ada hal yang terjadi mengenai kabar tersebut,” pungkas pemain berusia 24 tahun itu.

Legenda Madrid Gantikan Posisi Lopetegui

Legenda Madrid Gantikan Posisi Lopetegui

Tim nasional Spanyol dipastikan mendapatkan pelatih baru untuk menjalani ajang Piala Dunia 2018 ini setelah Federasi Sepakbola Spanyol secara resmi menunjuk Fernando Hierro untuk mengisi posisi tersebut.

Pengangkatan pelatih berusia 50 tahun itu seiring dengan pemecatan yang dilakukan oleh pihak federasi terhadap pelatih La Furia Roja sebelumnya, Julen Lopetegui. Pemecatan ini cukup mengejutkan mengingat sudah begitu dekatnya kick-off resmi ajang Piala Dunia 2018 Rusia.

Hierro yang merupakan mantan pemain sekaligus kapten Real Madrid akan langsung dipercaya memimpin tim nasional Spanyol di ajang Piala Dunia ini dimana dalam laga perdana mereka sudah diharuskan untuk bertemu dengan juara Piala Eropa 2016, Portugal.

Penunjukkan Fernando Hierro ini langsung dikonfirmasikan oleh pihak Federasi Sepakbola Spanyol melalui laman resmi RFEF.

“Fernando Hierro akan menggantikan posisi dari Julen Lopetegui untuk Piala Dunia 2018. Ia akan segera menemui media bersama dengan Luis Rubiales selaku Presiden RFEF,” bunyi pernyataan resmi dari pihak Federasi Sepakbola Spanyol.

Saat masih aktif sebagai pemain, Hierro merupakan salah satu bek andalan bagi Real Madrid dan juga tim nasional Spanyol. Ia tercatat bermain untuk Los Merengues selama 14 tahun kariernya. Selain dipercaya untuk memakai ban kapten bersama dengan Madrid, Hierro juga ditunjuk sebagai kapten tim saat memperkuat tim nasional Spanyol.

Usai memutuskan untuk gantung sepatu, Hierro sempat mengisi posisi sebagai asisten pelatih di Real Madrid pada musim 2014/2015. Setelah itu, ia memutuskan untuk menjadi pelatih kepala di Oviedo.

Sagna Yakin Pogba Gemilang di Rusia

Sagna Yakin Pogba Gemilang di Rusia

Performa Paul Pogba terus mendapatkan sorotan sepanjang musim ini karena dinilai tampil angin-anginan bersama dengan Manchester United. Meski demikian, mantan pemain termahal dunia itu dinilai akan tetap mampu tampil impresif selama membela tim nasional Prancis di ajang Piala Dunia 2018.

Musim ini memang tidak berjalan begitu baik bagi Pogba bersama dengan United. Setelah menjalani start mengesankan di awal musim, performa Pogba terlihat menurun usai sempat dihantam cedera. Hal ini membuat dirinya sempat melewatkan beberapa pertandingan MU sebagai pemain cadangan.

Banyak kalangan yang menilai bahwa penurunan performa Pogba ini tak lepas dari status pemain termahal dunia yang sempat ia sandang ketika United memboyong dirinya dari Juventus pada tahun 2016 lalu.

Meski demikian, masih banyak pihak yang ingin menantikan kembalinya performa hebat Pogba dan berharap dirinya akan menjadi sosok kunci untuk membawa kesuksesan bagi negaranya di ajang Piala Dunia 2018 ini di Rusia.

Di ajang Piala Eropa tahun 2016 lalu, Pogba sukses membantu tim nasional Prancis mencapai babak final sebelum dikalahkan oleh Portugal dengan skor tipis 1-0. Namun saat itu performa Pogba dinilai tidak terlalu istimewa dan belum bisa memberikan performa terbaik di atas lapangan.

“Semua orang ingin melihat dia selalu menjadi penentu dalam setiap pertandingan. Mungkin mereka lupa bahwa ia juga hanyalah manusia dan ia memiliki kualitas tersendiri untuk membantu tim yang ia bela,” ujar Bacary Sagna.

“Ia pemain yang sangat bertalenta. Ia memiliki bakat alami dalam dirinya, namun ia adalah pemain dengan posisi sebagai gelandang bertahan. Sebagai pemain yang menempati posisi tersebut, maka ia diharuskan untuk bermain lebih ke belakang dan itulah hal yang selalu ia lakukan untuk bisa membantu timnya,” tambahnya.

“Namun ia benar-benar pemain yang sangat percaya diri dan memiliki karakter yang sangat kuat. Jadi saya yakin bahwa dirinya akan mampu tampil impresif selama Piala Dunia kali ini,” tutup mantan penggawa Arsenal dan mantan rekan setim Pogba di tim nasional Prancis itu.

Spekulasi Pelatih Baru Madrid Berakhir

Spekulasi Pelatih Baru Madrid Berakhir

Spekulasi mengenai siapa pelatih baru Real Madrid untuk musim kompetisi 2018/2019 akhirnya berakhir. Hal itu menyusul konfirmasi resmi dari kubu Los Blancos mengenai siapa pelatih baru yang akan menggantikan posisi dari
Zinedine Zidane untuk musim depan.

Seperti diketahui, kursi manajer Real Madrid memang cukup lama kosong setelah ditinggalkan oleh Zidane. Pelatih asal Prancis itu mengambil keputusan mengejutkan dengan mengundurkan diri dari posisinya selang beberapa hari
setelah sukses mengantarkan Real Madrid mempertahankan gelar juara Liga Champions dalam tiga tahun beruntun. Usai pengumuman pengunduran diri dari Zidane, banyak nama-nama pelatih top Eropa yang langsung dikaitkan
dengan Real Madrid. Nama-nama seperti Mauricio Pochettino, Jurgen Klopp, hingga Tite sempat digosipkan akan memimpin El Real musim depan. Usai hampir dua pekan rumor tersebut terus berhembus kencang, Real Madrid
akhirnya secara resmi mengumumkan siapa pelatih yang akan memimpin Sergio Ramos cs untuk musim depan.

Konfirmasi ini langsung disampaikan oleh pihak manajemen Real Madrid dari salah satu situs resmi mereka. Manajer baru yang akhirnya dipilih oleh Madrid yakni pelatih tim nasional Spanyol saat ini, Julen Lopetegui. Ia akan
mendapatkan kontrak selama tiga musim ke depan usai memimpin La Furia Roja berlaga di ajang Piala Dunia 2018 Rusia.

“Julen Lopetegui telah menyepakati kontrak bersama dengan Real Madrid. Ia akan secara resmi menjadi pelatih usai berakhirnya gelaran Piala Dunia 2018. Ia akan berada di Santiago Bernabeu untuk durasi selama tiga musim ke
depan,” bunyi pernyataan resmi dari Real Madrid.

Firmino Mendapat Pujian Dari Legenda Brasil

Firmino Mendapat Pujian Dari Legenda Brasil

Bek kiri legendaris tim nasional Brasil, Roberto Carlos melayangkan pujian kepada salah satu penggawa Selecao di lini depan yakni Roberto Firmino. Menurut mantan penggawa Real Madrid itu, Firmino merupakan pemain yang sangat menakjubkan dengan kecerdasan bermain yang ia miliki.

Melihat kualitas yang dimiliki oleh Firmino, Carlos yakin bahwa dirinya akan memberikan banyak pengaruh untuk skuat Brasil dalam menjalani turnamen Piala Dunia 2018 ini. Carlos bahkan optimis bahwa penyerang berusia 26 tahun itu akan menjadi sosok menentukan yang bisa membawa negaranya meraih gelar juara Piala Dunia tahun ini.

Carlos mengaku bahwa saat ini dirinya sudah tidak sabar lagi untuk menantikan gelaran Piala Dunia kali ini yang diselenggarakan di Rusia. Hal itu tak lepas dari keinginan dirinya untuk menyaksikan performa Firmino secara langsung di ajang akbar empat tahunan tersebut.

“Saya kira Roberto Firmino merupakan salah satu pemain yang memiliki kualitas teknis yang sangat baik. Ia sangat bagus ketika menempatkan dirinya dalam permainan. Ia benar-benar memiliki kualitas yang sangat baik,” puji Carlos.

Pujian yang dilontarkan Carlos kepada Firmino itu memang tidaklah berlebihan jika kita melihat apa yang diberikan oleh Firmino kepada Liverpool sepanjang musim ini. Selain menjadi pilihan utama untuk mengisi lini depan The Reds, Firmino juga tak jarang menjadi sosok penentu dalam kemenangan timnya dalam beberapa pertandingan penting yang mereka jalani.

Tercatat sepanjang musim ini dalam 54 pertandingan yang ia jalani bersama dengan The Reds, mantan pemain Hoffenheim itu sukses memberikan kontribusi nyata berupa 27 gol dan 17 asssist. Ia turut membantu Liverpool meraih satu tiket ke ajang Liga Champions musim depan dan membawa Liverpool melaju hingga ke babak Final Liga Champions musim ini.